Ketahuilah wahai penguasa dunia, bahwa manusia itu terdiri dari dua
golongan: satu golongan yang memandang perkara dunia dan berangan- angan
memiliki umur panjang. Golongan kedua adalah golongan orang- orang
berakal yang menjadikan kematian sebagai cermin untuk melihat kemana
tempat mereka kembali, bagaimana keluar dari dunia dengan keimanan yang
tetap selamat. Mereka juga memikirkan apa yang akan mereka bawa dari
dunia untuk bekal alam kubur mereka. Mereka juga memikirkan apa yang
akan mereka tinggalkan untuk musuh-musuh mereka bencana dan siksaan.
Pemikiran ini wajib dimiliki oleh manusia, lebih-lebih lagi bagi para
penguasa dan pemilik dunia, karena mereka paling banyak membuat cemas
hati manusia. Mereka memberikan budak-budak mereka kepada orang lain
dengan cara yang jahat. Mereka membuat khawatir manusia dan membuat
takut hati manusia. Sesungguhnya disisi Allah SWT terdapat seorang
pengawal yang namanya Izra’il. Tidak ada tempat sembunyi bagi siapapun
bagi kedatangannya. Semua pembantu kerajaan meminta upah berupa emas,
perak, dan makanan, sedangkan pembantu yang ini (Izra’il) tidak meminta
upah kecuali nyawa. Semua wakil Sultan memerlukan syafaat, sedangkan
wakil ini (Izra’il) tidak memerlukan syafaat. Semua wakil suka
menangguh-nangguhkan tugasnya mungkin sehari, semalam, atau sejam,
sedangkan wakil ini tidak pernah menangguhkan tugasnya satu hembusan
nafaspun. Keajaibannya sangat banyak. Tetapi kami hanya akan menguraikan
lima hikayat:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar