Selasa, 19 Februari 2013

karcis surga

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl (16): 97)
Inilah jaminan dari Allah SWT bagi orang-orang yang beriman, baik laki-laki maupun perempuan yang mengerjakan amal saleh, yang mana akan Allah berikan kepadanya kehidupan yang baik dan juga akan diberikan kepadanya balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan sebagaimana ayat diatas.
Dalam Islam, dibedakan antara amal saleh (perbuatan baik) dengan perbuatan jahat. Dalam hal amal saleh (perbuatan baik) Rasulullah SAW pernah bersabda, “Perbuatan terbaik dimata Allah adalah perbuatan baik yang dilakukan terus menerus meski dalam tingkat yang kecil sekalipun.” (HR. Bukhari)
Dan didalam hadits yang lain Rasulullah SAW bersabda, “Kerjakanlah amal saleh semampu kamu karena Allah SWT tidak akan lelah sedikitpun untuk memberi penghargaan atas apa yang kamu lakukan asalkan kamu tidak bosan-bosan melakukannya.” (HR. Bukhari)
Jadi, sekecil apapun perbuatan baik yang kita lakukan, pasti ada balasannya dari Allah SWT walaupun dengan senyuman sekalipun. Sebab “Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.” Rasulullah SAW sendiri adalah seorang yang banyak tertawa dan tersenyum. Begitu juga dengan membuang duri yang ada ditengah jalan, memungut sampah dan membuangnya di tempat samapah dan juga mengucapkan salam kepada orang tuamu, saudaramu, saudara semuslim atau ketika kita mau masuk rumah sekalipun sebagaimana Allah SWT berfirman, “Hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An-Nur (24): 61)
Sedangkan hukum untuk orang yang menjawab salam adalah, “Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa).” (QS. An-Nisa :  86)
Allah SWT juga menganjurkan kepada kita agar berbuat baik kepada kedua orang tua kita dengan sebaik-baiknya, sebagaimana firman-Nya, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil“.” (QS. Al-Israa (17): 23-24)
Itulah bentuk-bentuk amal saleh (perbuatan baik) yang bisa dibilang kecil tapi kalau dilakukan terus menerus maka Allah SWT akan memandangnya sebagai perbuatan terbaik. Dan banyak lagi perbuatan baik yang tidak disebutkan disini yang bisa kita lakukan. Dan semuanya akan ada balasannya dari Allah SWT dengan pahalanya dan kita pun akan melihatnya.
 “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS. Al-Zalzalah (99): 7)
Tidak semua amal saleh (perbuatan baik) akan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala-Nya atau dengan surga-Nya. Sebab, orang yang tidak berimanpun (yaitu, orang yang tidak mengakui bahwa Allah adalah Tuhannya dan Muhammad SAW adalah utusan-Nya), bisa juga melakukan amal saleh, malahan bisa jadi akan lebih baik dari kita sebagai orang yang beriman. Tapi Allah telah menetapkan, hanya orang-orang yang beriman saja yang akan Allah balas dengan pahala-Nya dan surga-Nya sebagaimana firman-Nya,
Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.” (QS. An-Nisaa” (4): 124)
 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah (2): 277)
Dan banyak lagi firman Allah SWT yang senada yang menerangkan bahwa, “Orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah (2): 82)
Dan, malang bagi orang yang berbuat jahat. Sebab, kejahatan yang dilakukannya akan dipikulnya sendiri sebagaimana firman-Nya, “Dan barangsiapa yang memberikan syafa’at yang buruk, niscaya ia akan memikul bagian (dosa) dari padanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. An-Nisaa” (4): 85)
Dan barangsiapa yang membawa kejahatan, maka disungkurkanlah muka mereka ke dalam neraka. Tiadalah kamu dibalasi, melainkan (setimpal) dengan apa yang dahulu kamu kerjakan.” (QS. An-Naml (27): 90)
Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang beriman dan selalu melakukan amal saleh, sehingga Allah SWT pun memasukan kita kepada golongan “Orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.” Amin.
***
Dari Sahabat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar